• 15

    Sep

    You are the love of my life...

    inginmu dan demiku, kau berusaha untuk menjadi baik, mintamu dan maafku bukan sebuah harap tapi nyata ada untuk kita, untuk menjadi lebih baik, usahamu dan usahaku untuk terus berubah, menjadi lebih baik. terlepas dari masa depan rasamu dan rasaku, rasa kita saat ini, kelak mungkin kita akan menempuh jalan yang berbeda dan terpisah, atau mungkin jalan satu yang utuh, inginmu ku tahu, kamu sebut aku jadi orang yang kamu sayang selamanya, ujarmu padaku, kamu tak akan pernah sesali jalan setapak yang pernah kita lalui, tidak pula menyesal kita dipertemukan. Syukurmu pada Tuhan, kita telah pernah bertmeu, dan olehnya di setiap doa, selalu memohon semoga Tuhan beri yang terbaik. i’m certain, that you are the love of my life… once again, thanks, and sorry, for everything…
  • 12

    Sep

    aku menggugat

    aku meggugatmu disertai asa, hilang melayang aku menggugatmu disertai cita, pahlawan yang berkorban aku menggugatmu disertai korbanku aku menggugatmu lewat kata, karena aku bukan Pahlawan!
  • 3

    Sep

    Aku bangga menjadi bangsa Indonesia

    MERDEKA! Itulah yang banyak didengungkan orang di sepanjang jalan, KARNAVAL KEMERDEKAAN 17 Agustus-an! Ga ada lelah yang tersirat dari mereka, orang tua, kakek-nenek, anak muda, bahkan ponakan saya sendiri.. (yang mesti nangis terlebih dahulu untuk mendapatkan izin mengikuti karnaval). Semua seolah (sudah cukup) memaknai kemerdekaan dengan pekikan lantang MERDEKA! Miris… Benarkah memang telah merdeka negeri ini? Gak peduli! Aku dan mereka tetap bangga menjadi bangsa besar, Bangsa Indonesia. Alhamdulillah, kini negeri ini telah menginjak 64 tahun kemerdekaan! Fantastik memang, usia yang seharusnya cukup matang untuk mandiri, menikmati manisnya hidup; Bukan keterpurukan! Usia negeri yang sudah cukup dari matang, sudah waktunya untuk menata rapih tujuan akhir, bukan untuk memulai meni
  • 30

    Aug

    Indikator Orang Yang bertaqwa

    Topik yang dibahas dalam kultum salat ashar kali ini adalah mengenai “Indikator Orang Yang Bertaqwa “. Lagi-lagi berawal dari Q.S. Albaqarah 183. Iman, Puasa dan Taqwa. Lantas apa yang menjadikan seseorang itu disebut taqwa? Tak lain dan tak bukan adalah keimanan dan keistiqamahannya di jalan Alloh SWT. Setidaknya terdapat 2 indikator orang dikatakan sebagai orang yang bertaqwa, yakni: yang pertama, ada jiwa konsisten/berkesinambungan dalam diri mereka yang bertaqwa. Berkesinambungan untuk senantiasa beribadah kepada Alloh SWT. Karena dengan adanya rasa ini, akan menjadikan diri kita merasa terus diawasi dan dekat dengan Alloh SWT, sehingga pada akhirnya akan menimbulkan keinginan untuk senantiasa menjalankan perintah-Nya. Indikator kedua adalah berorientasi ke masa depan. D

Author

Follow Me

Search

Recent Post