• 18

    Sep

    Buka-bukaan di AMPERA

    Anak Anggaran 2007 Mulai Berani Buka-bukaan di AMPERA Tahun ini! Tak disangka, Ramadhan kali ini telah mempertemukan kami kembali. Kembali dengan suasan suka cita, dengan suasan gembira, tegur sapa penuh keakraban. Ini adalah moment “Buka-bukaan” anak Anggaran 2007 di AMPERA untuk pertama kalinya di Tahun ini. Yah, moment yang cukup berani untuk “Buka-bukaan” di Bulan suci penuh barokah ini. Dan tat kala Adzan magrib itu tiba, Serempak kami berbuka puasaaaaaaa!!! He he he… Ngobrol ngalor ngidul, kanan-kiri, atas-bawah… Kami pun mulai berani buka diri, membuka informasi, membuka cerita, bertukar pengalaman selama bekerja. Teman jaga ukhuwah ini! Jaga silaturahim ini! Moga kita bisa dipertemukan kembali pada moment reunian selanjutnya… Salam! M
  • 30

    Aug

    Indikator Orang Yang bertaqwa

    Topik yang dibahas dalam kultum salat ashar kali ini adalah mengenai “Indikator Orang Yang Bertaqwa “. Lagi-lagi berawal dari Q.S. Albaqarah 183. Iman, Puasa dan Taqwa. Lantas apa yang menjadikan seseorang itu disebut taqwa? Tak lain dan tak bukan adalah keimanan dan keistiqamahannya di jalan Alloh SWT. Setidaknya terdapat 2 indikator orang dikatakan sebagai orang yang bertaqwa, yakni: yang pertama, ada jiwa konsisten/berkesinambungan dalam diri mereka yang bertaqwa. Berkesinambungan untuk senantiasa beribadah kepada Alloh SWT. Karena dengan adanya rasa ini, akan menjadikan diri kita merasa terus diawasi dan dekat dengan Alloh SWT, sehingga pada akhirnya akan menimbulkan keinginan untuk senantiasa menjalankan perintah-Nya. Indikator kedua adalah berorientasi ke masa depan. D
  • 24

    Aug

    Hari ke-2: Puasa sebagai parameter keimanan.

    “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa” [Q.S. Al-Baqarah: 183] Bila kita melihat arti ayat di atas, dan kita melakukan fragmentasi atas tiap kata dari arti ayat suci tersebut, terdapat 3 keywords yang dapat kita tarik dari arti ayat suci tersebut, yakni: Iman, Puasa, dan Taqwa. Iman, adalah sebuah keyakinan yang diucapkan dengan lisan, diyakini oleh hati serta dibuktikan dengan amal perbuatan. Dari sini kita bisa melihat bahwa iman terdiri dari 3 dimensi yang saling berkaitan; ucapan, keyakinan serta amal perbuatan. Ke-3 dimensi tersebut tidak dapat berdiri sendiri. harus saling berkaitan dan saling melengkapi. Oleh karena itu dari setiap itikad, cara pandang, rasa/selera serta cara be
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post